Jika Cantik dan Ganteng Itu Relatif, Maka Definisi Cinta Itu Apa? | Inspiration Story Inspiration Story: Jika Cantik dan Ganteng Itu Relatif, Maka Definisi Cinta Itu Apa?

Jika Cantik dan Ganteng Itu Relatif, Maka Definisi Cinta Itu Apa?

Mas Annd - AndrieDiary

Wednesday, March 13, 2013

Pin It
Pernah denger istilah cantik dan ganteng itu relatif bukan? Katanya sih kecantikan itu ada di mata yang melihat. Beauty is in the eyes of the beholder. Ada benarnya sih. Tapi bagaimana Anda menjelaskan jika ada satu juta orang yang lebih setuju mengatakan kalau Dian Sastro itu cantik, sementara hanya beberapa saja yang setuju kalau diri Anda yang cantik.

Mungkin Anda bisa berkelit: “yah Dian Sastro cantik kan karena sudah terkenal” Coba pikir lagi, bukankah sebaliknya? Karena cantik dia terkenal? Ditambah lagi, tutur katanya santun dan otaknya memang berisi.

Menurut saya, kalau mau melihat seorang wanita itu cantik atau tidak, lihat saat dia baru bangun tidur. Saat make up tak menyembunyikan kekurangannya, saat wajahnya masih ada bekas bantalnya, dan saat matahari pagi menyinari wajahnya dengan lembut. Itulah kecantikan khas seorang wanita. Kalau yang polos aja dia sudah cantik apalagi kalau dandan. wah aku makin cinta mati deh my princess kelopak bunga, hehe. Tapi ada juga lho wanita yang setelah dandan malah bikin kita drop dan ilfeel...

Bagaimana dengan pria? ya sama saja, waktu bangun tidurlah nampak nyata kegantengannya, (seperti saya ini). Saat langkahnya masih terhuyung karena baru bangun, masih mengucek matanya dan bibirnya belum siap memperlihatkan wujud manisnya. Belum menciptakan senyum saat bertemu kita. Nanti kalau udah mandi, wangi, dan rambutnya di spike, pasti deh keluar sisi maskulinnya.

Terus dimana letak hukum relatifitasnya? Di sinilah (kita pikir) di mana cinta itu jadi faktor. Pasti anda sering atau minimal pernah melihat pasangan yang lelakinya ganteng banget tapi perempuannya jelek banget atau sebaliknya? terus kalau di runut pasti akan ada sebuah pertanyaan, Kenapa hal ini bisa terjadi? dari sinilah cinta jadi kata kunci.

Dulu, jika menemukan fenomena semacam ini, saya selalu berpikir si perempuan pasti memakai susuk atau minimal ke dukun untuk memikat si lelaki. Kok negatif bener pemikirannya? Lho iya, soalnya logikanya nggak masuk. kok bisa? Satu hal yang harus anda ketahui adalah bahwa lelaki itu pada dasarnya mahluk visual, tidak  mungkin dia tertarik pada sesuatu atau seseorang yang tidak membuat indera penglihatannya bereaksi positif.
 
Tapi hal yang harus pria ketahui juga adalah bahwa sosok wanita itu lebih tahan sakit di banding pria, dia lebih mudah menerima kekurangan di banding pria, apalah artinya gangguan sedikit pada mata saat melihat lelaki yang tak tampan berani berkorban untuk wanita. Anda para pria mungkin juga sering mendengar seorang wanita mengatakan ini pada pasangannya: "yang penting jujur, baik hati, sayang sama aku dan bertanggungjawab..  Ganteng itu bonus :)

Pengalaman mengajarkan kepada saya bahwa wanita itu punya kemampuan melihat kepribadian sosok laki-laki hingga paling dalam. Tapi di dalam hati kecil saya, keraguan itu selalu ada.  Masa sih ada wanita yang bisa tertarik dengan laki-laki dengan tampang yang pas-pas'an sebaik apa pun pria itu? Bohong.  Nggak mungkin.  Lalu saya mulai terobsesi pada hal ini dan banyak mencari tahu.

Saya pernah menonton satu dokumenter soal wajah ganteng dan cantik dan hubungannya dengan perasaan ketertarikan. Ternyata manusia itu lebih mudah tertarik dengan sesuatu yang simetri. Wajah yang serba simetris jelas menduduki posisi sempurna, sementara yang kurang simetris (baca: jauh dari sempurna) ada di urutan bawah. Eksperimen pun menunjukkan bahwa bayi lebih mudah ditenangkan orang yang berwajah simetris dibanding yang tidak.  Itu bayi lho, yang belum punya referensi apa pun soal wajah dan daya tarik.

Namun, dari sekian banyak teori soal hal ketertarikan fisik ini, ada satu teori yang menurut saya agak menjawab pertanyaan-pertanyaan saya. John Money, professor emeritus psikologi medis dan pediatri di Universitas John Hopkins, melalui penelitiannya menemukan ‘peta cinta’ di otak manusia yang berisi sekelompok pesan yang punya kode tersendiri, yang menggambarkan apa yang kita sukai atau tidak sukai. Di peta ini tergambar selera kita tentang pilihan rambut, warna mata, suara, aroma dan bentuk tubuh yang kita inginkan ada pada pasangan kita.

Itulah sebabnya definisi cantik dan ganteng itu menjadi luas, cantik dan ganteng itu tidak melulu terorientasi pada fisik tapi bisa juga dari sisi karakter, tingkah laku, bisa juga dari sisi dari dalam yang tak tampak dari luar (baca: inner beauty). Seseorang yang kita katakan cantik atau ganteng itu belum tentu cantik atau ganteng menurut orang lain. Artinya setiap orang punya cara pandang sendiri untuk menentukan bahwa pria/wanita itu ganteng/Cantik.
 
Baiklah sebelum ditimpukin para feminis garis keras, sekarang saya mau tanya pada Anda: seberapa besar faktor fisik yang mempengaruhi penilaian anda saat anda menyukai seseorang? Seberapa besar usaha anda untuk tampil 'cantik' demi mempertahankan pasangan anda? Kemudian hal apa saja yang membuat anda dapat menerima pasangan anda meskipun menurut orang lain pasangan anda adalah sosok yang biasa-biasa saja?
Tak perlu di jawab disini, anda cukup merenungkan sendiri bahwa anda di ciptakan dengan kelebihan masing-masing dan anda harus percaya bahwa orang tidak melulu melihat anda dari segi fisik. (And)
Penulis : Annd | Teks Editor : Annd | Foto : Photobucket | Akses AndrieDiary di: www.kompasiana.com/AndrieDiary
Pin It

AndrieDiary menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. AndrieDiary berhak untuk menghapus dan tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA

0 comments :

Post a Comment

 
AndrieDiary | Home | About | Contact Us | Advertise
Copyright © 2011. Inspiration Story - All Rights Reserved